WTI naik mendekati $63,00 setelah laporan bahwa Israel bersiap menyerang Iran
Minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $62,95 selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu. Harga WTI melonjak setelah CNN melaporkan bahwa intelijen AS menunjukkan Israel sedang membuat persiapan untuk kemungkinan menyerang fasilitas nuklir Iran.
Amerika Serikat (AS) telah memperoleh informasi intelijen baru yang menunjukkan bahwa Israel tengah mempersiapkan diri untuk menyerang fasilitas nuklir Iran, bahkan saat Presiden AS Donald Trump tengah mengupayakan kesepakatan diplomatik dengan Teheran, beberapa pejabat AS yang mengetahui informasi intelijen terbaru itu mengatakan kepada CNN. Tidak jelas apakah para pemimpin Israel telah membuat keputusan akhir untuk melakukan serangan itu, kata CNN, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya. Apakah dan bagaimana Israel akan menyerang kemungkinan besar akan ditentukan oleh penilaiannya terhadap negosiasi AS dengan Teheran mengenai program nuklirnya.
Laporan mingguan American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah di AS untuk minggu yang berakhir pada 16 Mei naik sebesar 2,499 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 4,287 juta barel pada minggu sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan bahwa stok akan turun sebesar 1,85 juta barel. Sepanjang tahun ini, persediaan minyak mentah naik lebih dari 25 juta barel, menurut perhitungan Oilprice atas data API.
Share this Post



