@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Market Mover
Date
12/12/2024

WTI Naik Tipis karena Stimulus Tiongkok dan Sanksi Baru Uni Eropa terhadap Rusia

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $69,95 pada hari Kamis. Harga WTI naik tipis di tengah kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan permintaan global dan kemungkinan sanksi yang lebih ketat terhadap Rusia dan Iran.

Pemerintahan Biden pada hari Rabu mempertimbangkan sanksi yang lebih ketat terhadap perdagangan minyak Rusia untuk meningkatkan tekanan pada Kremlin, hanya beberapa pekan sebelum Donald Trump kembali ke Gedung Putih, demikian menurut Bloomberg. Selain itu, Uni Eropa menyepakati putaran baru sanksi terhadap Rusia pada hari Rabu karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina. Hal ini, pada gilirannya, dapat memperketat suplai minyak mentah global dan mengangkat harga WTI.


Penurunan persediaan minyak mentah AS pekan lalu dapat mendukung harga emas hitam. Laporan mingguan US Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok minyak mentah di Amerika Serikat untuk pekan yang berakhir 6 Desember turun 1,425 juta barel, dibandingkan dengan penurunan 5,073 juta barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memprakirakan stok akan turun sebesar 1,1 juta barel.

Di sisi lain, OPEC memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan pada tahun 2024 dan 2025 selama lima bulan berturut-turut pada hari Rabu. "OPEC menghadapi kenyataan tentang apa yang mereka hadapi, pemangkasan (proyeksi pertumbuhan permintaan) menyoroti bahwa mereka harus bekerja keras untuk menyeimbangkan pasar ini menuju tahun 2025," ujar John Kilduff, mitra di Again Capital di New York.

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!