@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Referensi Harian
Date
14/06/2024

WTI Mempertahankan Posisinya di Atas $77,50 karena Prakiraan Permintaan yang Optimis

CLR / OIL
 
Harga Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik tipis mendekati $77,80 per barel selama sesi Asia pada hari Jumat. Kenaikan harga minyak mentah ini sebagian besar disebabkan oleh prakiraan optimis mengenai permintaan minyak mentah untuk sisa tahun ini.
 
Reuters melaporkan pada awal pekan ini, EIA meningkatkan prakiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun 2024 menjadi 1,10 juta barel per hari (bph) dari prakiraan sebelumnya sebesar 900.000 bph. Selain itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertahankan proyeksi 2024 untuk pertumbuhan yang kuat dalam permintaan minyak global, mengutip ekspektasi untuk peningkatan perjalanan dan pariwisata di paruh kedua tahun ini.
 
Kementerian energi Rusia mengumumkan pada hari Kamis bahwa produksi minyaknya di bulan Mei melampaui kuota yang disepakati oleh aliansi OPEC+. Kementerian mengakui kelebihan produksi ini dalam sebuah pernyataan dan menyatakan bahwa langkah-langkah perbaikan akan dilaksanakan pada bulan Juni untuk mencapai tingkat produksi yang ditargetkan, demikian dikutip dari Reuters.
 
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mempertahankan suku bunga acuannya dalam kisaran 5,25%-5,50% untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut pada pertemuan bulan Juni di hari Rabu, seperti yang telah diantisipasi secara luas. Suku bunga yang lebih tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya berdampak negatif pada permintaan minyak.
 
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, naik tipis mendekati 105,30 dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun dan 10 tahun berada di level 4,71% dan 4,26% pada saat artikel ini ditulis. Dolar AS yang lebih tinggi membuat harga minyak menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan minyak.



Peluang Trading BUY 77.5
0
 
TP 79.00
TP 81.00
TP 82.00
 
SL 77.00
 
Note : jika harga tidak bisa melewati 80.30 potensi akan koreksi.
 
Alternatif Trading SELL 80.00
 
TP 79.00
TP 78.00
TP 77.00
 
SL 81.00
 
#Disclaimer on

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!