@ p e f . i n d o n e s i a
Berbagai Fasilitas Menarik
  • 12 Hour
  • 54 Minutes
  • 32 Sec

Free Trading Tools Berbasi AI!

gift box gift box circle circle not found not found gift box dots shape
not found
  • 24 Days
  • 10 Hour
  • 45 Minutes
  • 10 Sec
Daftar Sekarang
not found
Free Merchandise Wellcome Bonus

Tanpa syarat LOT

Klaim Sekarang
Trading Tools Tools AI Pertama di Indonesia

Biarkan AI Membantu Anda

Coba Gratis
Hadiah Menarik lainnya Tanpa

Diundi

Daftar Sekarang

Trading anti Delay hanya di PEF Indonesia

Contact Info

PT. Premier Equity Futures

(021) 50301028

cs@premierequityfutures.co.id

feature
author
Author Name
PEF Indonensia
Categories
Market Mover
Date
18/07/2025

WTI melayang lebih tinggi di atas $66,00 karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di kisaran $66,15 pada awal sesi perdagangan Asia hari Jumat. Harga WTI sedikit menguat di tengah ketegangan geopolitik yang kembali terjadi di Timur Tengah, yang meningkatkan kekhawatiran akan pasokan minyak global yang semakin ketat. 

Reuters melaporkan Kamis malam bahwa serangan pesawat nirawak di Kurdistan menargetkan sebuah perusahaan minyak dan gas milik Norwegia di wilayah administrasi Tawke, Zakho, Irak utara, yang mengakibatkan penghentian produksi. Saat ini, AS telah menahan diri dari serangan balasan besar-besaran. Oleh karena itu, situasi relatif aman. Tanda-tanda eskalasi di wilayah ini dapat meningkatkan kekhawatiran akan ketatnya pasokan global, yang mungkin dapat memberikan sedikit dukungan terhadap harga WTI.

Persediaan minyak mentah AS turun pekan lalu, menunjukkan permintaan musim panas yang kuat. Laporan mingguan Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah di AS untuk pekan yang berakhir 11 Juli turun 3,859 juta barel, dibandingkan dengan kenaikan 7,07 juta barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan stok akan turun 1,8 juta barel.

Meskipun demikian, ketidakpastian akibat perang tarif Presiden AS Donald Trump mungkin membatasi kenaikan harga WTI. Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia bermaksud mengirimkan surat yang memberi tahu lebih dari 150 mitra dagang mengenai tarif yang akan mereka kenakan. Tarif yang tinggi dapat memperlambat perekonomian dan dengan demikian merugikan permintaan minyak dan energi, sehingga membebani harga minyak.

Chat With AI
bg shape circle circle

Daftar sekarang dan Mulai Perjalanan trading Anda bersama PEF Indonesia!