Emas kembali ke level $4.200 karena USD melemah akibat kekhawatiran ekonomi dan sentimen risk-off yang meningkatkan permintaan
Emas (XAU/USD) menarik minat pembeli yang sedang turun selama sesi Asia pada hari Jumat dan kembali naik di atas level $4.200, mendekati level tertinggi lebih dari tiga minggu yang dicapai pada hari sebelumnya. Investor tampak khawatir akan melemahnya momentum ekonomi akibat penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan, yang dapat memungkinkan Federal Reserve AS (Fed) untuk memangkas suku bunga lebih lanjut. Hal ini membuat Dolar AS (USD) tertekan mendekati level terendah dua minggu dan ternyata menjadi faktor kunci yang bertindak sebagai pendorong bagi logam mulia.
Lebih lanjut, perubahan sentimen risiko global terlihat jelas dari sentimen yang umumnya melemah di pasar ekuitas dan menopang emas sebagai aset safe haven. Sementara itu, semakin banyak pembuat kebijakan Federal Reserve yang mengisyaratkan kehati-hatian terhadap pelonggaran lebih lanjut di tengah minimnya data ekonomi, yang mendorong para pedagang untuk memangkas spekulasi mereka terhadap penurunan suku bunga lagi di bulan Desember. Hal ini, pada gilirannya, mungkin akan membatasi pergerakan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Namun demikian, latar belakang fundamental tampaknya condong ke arah bull XAU/USD.
Share this Post



